Labuhanbatu, ( Sumut ) Mitranegaramntv.com – Kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap seorang warga berinisial NH asal Mualmas, Sigambal, Kecamatan Rantau Selatan, hingga kini masih menjadi sorotan publik.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Korban diduga diculik oleh sejumlah orang menggunakan dua unit mobil, yakni Toyota Rush putih dan Honda Brio hitam. Dalam kejadian itu, korban juga mengalami penganiayaan hingga babak belur dengan kondisi tangan diborgol.

Beberapa jam setelah kejadian, korban dikembalikan ke rumah dalam kondisi luka-luka dan mengalami trauma.

Atas kejadian tersebut, korban telah melaporkan ke Polres Labuhanbatu dengan nomor laporan: LP/B/364/III/2026/SPKT/Polres Labuhanbatu/Polda Sumut, tertanggal 5 Maret 2026.

Ibu korban, Suyanti (48), mengungkapkan bahwa anaknya diduga menjadi korban penculikan dan penganiayaan karena dituduh melakukan pelemparan kaca mobil milik seorang pria berinisial UK yang diduga terkait jaringan narkoba di wilayah Sigambal.

“Saya minta kepada pihak kepolisian agar segera menangkap para pelaku, termasuk yang diduga menjadi otak di balik kejadian ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum (AMPH) Labuhanbatu, Alfa Dio Kurnia Rifki, menegaskan pihaknya akan menggelar aksi damai untuk mendesak aparat penegak hukum segera menangkap para pelaku.

“Kami menilai ini sudah masuk pelanggaran HAM dan tidak boleh dibiarkan,” tegasnya.

Penasihat hukum korban, Khairuddin Hasibuan, SH, MH dari LBH Bumi Hukum Sejahtera menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu, AKP Muhammad Jihad Fajar Balman saat dikonfirmasi menyebutkan bahwa kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

“Masih dalam proses,” singkatnya.

Penulis: DR. Rangkuti

By Jomsen Silitonga Wakil Pimpinan Redaksi

Kejujuran Adalah Modal Utama