Nganjuk (Jatim), Mitranegaramntv.com – Jomsen Silitonga.
Peristiwa penggerebekan terhadap seorang pria dan wanita yang diduga oknum aparat viral di media sosial dan menyita perhatian masyarakat Kabupaten Nganjuk.
Kejadian tersebut berlangsung di sebuah rumah kontrakan kawasan Perumahan Griya Anjuk Ladang 3, Kelurahan Begadung, Jumat (17/4/2026) sore. Suasana sempat memanas akibat kerumunan warga yang berdatangan ke lokasi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, penggerebekan dilakukan oleh pihak keluarga perempuan yang sebelumnya telah menaruh kecurigaan. Setelah dilakukan pemantauan, keduanya didapati berada di dalam rumah tersebut.
Seorang warga yang berada di lokasi, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa situasi sempat tidak terkendali.
“Awalnya biasa saja, tapi lama-lama warga banyak yang datang. Suasana jadi tegang, mobil yang di depan itu akhirnya jadi sasaran,” ujarnya.
Mobil Honda Jazz bernomor polisi AA 1466 T yang terparkir di depan rumah dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari ban yang dikempiskan hingga bodi kendaraan yang tergores.
Sekitar pukul 17.20 WIB, aparat kepolisian datang ke lokasi dan langsung melakukan pengamanan. Kedua terduga pelaku kemudian dievakuasi melalui pintu samping rumah dengan pengawalan ketat.
Terduga perempuan berinisial AN, yang disebut-sebut merupakan pegawai PPPK di salah satu instansi pemerintah daerah, terlihat menunduk sambil menutupi wajahnya dengan kain. Sementara itu, terduga pria berinisial D, yang diduga oknum anggota kepolisian, juga tampak tertunduk saat digiring petugas.
Salah satu pihak keluarga yang ikut dalam penggerebekan menyampaikan pernyataannya.
“Kami datang baik-baik, hanya ingin memastikan. Tapi karena sudah lama ada kecurigaan, akhirnya kami tindak lanjuti,” ungkapnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. Namun, berdasarkan informasi sementara, kasus tersebut telah ditangani oleh internal kepolisian.
Berikut template pernyataan resmi yang umumnya disampaikan aparat (menunggu konfirmasi):
“Kami telah mengamankan dua orang untuk dimintai keterangan. Saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan tetap menjaga kondusifitas,” ujar perwakilan kepolisian.
Kasus ini kini dalam penanganan lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk tetap menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.
Peristiwa ini menjadi perhatian publik, sekaligus pengingat pentingnya menjaga etika serta profesionalitas, terlebih bagi pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan institusi.
( Wakil Pimpinan Redaksi )






