SULUT _ mitranegaramntv.com – Aksi penambangan liar di area gunung botak wilayah kebun raya hingga hari ini masih berjalan secara terstruktur sistematis dan masif (TSM), padahal sudah ada himbauan larangan dari pemerintah khususnya instansi terkait bersama APH”, Jelasnya (02/05/2026)

Disisi lain demi untuk menghilangkan jejaknya oknum RK alias Tayo kemudian mengangkat material yang berasal dari gunung botak tersebut menggunakan mobil Dump truck lalu di bawa masuk ke area kandang ayam milik oknum EK alias Elo untuk di olah Kegiatan tersebut terpantau langsung oleh salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya di awak media ini ketika berada di lokasi, ” Paparnya

Menurut pengakuan warga yang tidak ingin disebutkan namanya di media ini ia menduga kegiatan tersebut ada hubungan kerja sama antara pihak RK dan EK, karena material yang berasal dari gunung botak tersebut di angkut dan di bawa masuk ke area seputaran kandang ayam milik EK.

Adapun kegiatan itu jelas terlarang karena melakukan kegiatan di area kebun raya yang notabene sudah di ladang dan se olah ada pembiaran dari Aparat Penegak Hukum (APH). “Jangan jangan ada permainan sang pelaku dengan sang pembekap dengan adanya temuan tersebut maka kinerja APH di pertanyakan masih serius dalam menangani masalah hukum

Dinas lingkungan hidup (DLH) dan petugas penjaga yang berada di pos penjagaan dalam melaksanakan tugasnya terkesan tutup mata, dan di nilai singa ompong karena hanya bisa mengaum tapi tidak bisa menggigit Kegiatan yang terus berlanjut ini menjadi sorotan masyarakat pemerhati hukum hingga ada dugaan pihak APH dan dinas terkait tidak melaksanakan tugasnya dengan sepenuh hati”, tutupnya

(Deki)

By Redaksi MNTV

Kejujuran Adalah Modal Utama