BATHIN SOLAPAN, BENGKALIS, RIAU – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini, Kepala Desa (Kades) Bathin Sobanga bersama ibu-ibu PKK mendampingi rombongan anak PAUD KB Lestari Ceria melakukan kunjungan edukatif ke kantor PT Arara Abadi, Selasa, 20 Oktober 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran di luar kelas yang bertujuan memperkenalkan anak-anak secara langsung kepada berbagai objek yang selama ini hanya mereka kenal melalui penjelasan guru di sekolah.
Melalui kunjungan tersebut, anak-anak mendapatkan kesempatan untuk melihat secara langsung berbagai jenis alat transportasi, alat berat, serta peralatan pemadaman kebakaran yang digunakan dalam kegiatan operasional perusahaan, khususnya dalam upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala Desa Bathin Sobanga, Sondi Sidabutar, A.Md., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Abadi selaku Humas PT Arara Abadi beserta jajaran yang telah menyambut rombongan dengan baik.
“Terima kasih kepada Bapak Abadi selaku Humas PT Arara Abadi beserta seluruh jajarannya yang telah meluangkan waktu untuk menyambut kedatangan rombongan kami. Semoga hubungan kemitraan antara perusahaan dan pemerintah desa dapat terus terjalin dengan baik dan berkesinambungan,” ungkap Sondi.
PT Arara Abadi Kenalkan Alat Berat dan Pencegahan Karhutla
Dalam sambutannya, Humas PT Arara Abadi, Abadi, menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan PAUD KB Lestari Ceria. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal berbagai jenis transportasi dan alat berat yang tersedia di lingkungan perusahaan.
Selain memberikan edukasi kepada anak-anak, pihak perusahaan juga menyampaikan pesan penting mengenai pencegahan kebakaran hutan dan lahan kepada para orang tua yang turut mendampingi.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada rombongan PAUD KB Lestari Ceria. Melalui kunjungan ini, anak-anak dapat mengenal secara langsung berbagai jenis transportasi dan alat berat yang ada di lingkungan perusahaan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau para orang tua agar ikut menyebarluaskan pemahaman mengenai bahaya pembakaran lahan kepada anggota keluarga dan masyarakat di lingkungan sekitar.
“Khusus kepada orang tua dan wali murid, kami berharap agar edukasi mengenai larangan membakar lahan dapat dimulai dari keluarga sendiri dan diteruskan kepada tetangga terdekat. Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak,” tambahnya.
Pembelajaran Langsung Tingkatkan Daya Ingat Anak
Sementara itu, Kepala PAUD KB Lestari Ceria, Sri Afriningsih, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan membantu anak-anak memahami materi pembelajaran dengan lebih cepat melalui pengalaman dan pengamatan secara langsung.
Menurutnya, pengenalan objek nyata dapat menjadi metode pembelajaran yang menyenangkan sekaligus membantu meningkatkan daya ingat anak terhadap materi yang telah disampaikan di ruang kelas.
“Tujuan kunjungan ini adalah agar anak-anak lebih mudah mengingat dan memahami apa yang telah dipaparkan oleh guru di sekolah. Mereka tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga bisa melihat langsung berbagai alat berat dan alat transportasi, bahkan mendapatkan kesempatan untuk naik ke bagian depan atau ruang kemudi sesuai izin dan arahan petugas,” jelas Sri Afriningsih.
Anak-anak juga berkesempatan menyaksikan secara langsung beberapa jenis peralatan pemadaman kebakaran yang digunakan oleh PT Arara Abadi dalam penanganan di lapangan.
Sri Afriningsih menyampaikan rasa terima kasih kepada Abadi selaku Humas PT Arara Abadi yang telah menerima dan memfasilitasi kunjungan tersebut di tengah kesibukan perusahaan dalam mengantisipasi ancaman karhutla di Provinsi Riau.
“Atas nama anak-anak PAUD KB Lestari Ceria, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak Abadi dan seluruh jajaran PT Arara Abadi yang telah meluangkan waktu untuk menyambut kedatangan kami. Semoga seluruh jajaran PT Arara Abadi senantiasa diberikan kesehatan dan kelancaran dalam menjalankan tugas,” tuturnya dengan senyum penuh kebanggaan.
Pulang dengan Pengalaman dan Keceriaan
Suasana ceria turut mewarnai perjalanan pulang rombongan menggunakan bus pariwisata. Para ibu dan orang tua murid mengaku senang karena anak-anak memperoleh pengalaman baru yang berbeda dari kegiatan belajar sehari-hari di sekolah.
Meski demikian, terselip satu keinginan yang belum terwujud, yakni berfoto bersama helikopter yang berada di lingkungan perusahaan. Keinginan tersebut menjadi cerita tersendiri yang mewarnai perjalanan pulang rombongan.
Kunjungan edukatif ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan anak-anak mengenai transportasi, alat berat, dan peralatan pemadaman kebakaran, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah desa, orang tua, dan pihak perusahaan diharapkan terus berkembang demi mendukung pendidikan anak serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mencegah kebakaran hutan dan lahan.
(Listen pardede)





