Labuhanbatu Utara, Mitranegaramntv.com – Sejumlah warga Dusun II Desa Batu Tunggal, Kecamatan NA IX–X, Kabupaten Labuhanbatu Utara, mengeluhkan dugaan ketidakadilan dalam penyaluran air bersih dari program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat).

Keluhan tersebut disampaikan warga kurang mampu yang mengaku belum mendapatkan akses air bersih, meskipun lokasi tempat tinggalnya tidak jauh dari penampungan air PAMSIMAS.

Salah satu warga berinisial MR (54) saat ditemui pada Sabtu (25/4/2026) di kediamannya mengungkapkan, dirinya telah berulang kali mengajukan permohonan kepada Ketua PAMSIMAS setempat, Uwen Pasaribu, agar dapat disambungkan akses air ke rumahnya. Namun hingga kini belum terealisasi.

“Saya sudah beberapa kali datang meminta agar dipasangkan air ke rumah saya, tapi belum ada tanggapan. Sementara ada warga lain yang justru sudah dipasang setelah itu,” ujarnya.

MR juga menyebut adanya perbedaan biaya pemasangan meteran air yang dinilai tidak seragam, berkisar antara Rp300.000 hingga Rp1.100.000.

Dalam kesehariannya, MR mengaku harus memenuhi kebutuhan air dengan cara mengambil dari sungai, termasuk untuk mandi, mencuci, hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

“Saya terpaksa ambil air dari sungai, bahkan bolak-balik pakai botol untuk kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP LSM P3HN, Parlungan Sipahutar, turut angkat bicara. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Utara segera melakukan evaluasi terhadap pengelolaan PAMSIMAS di wilayah tersebut.

“Kami meminta Bupati Labura agar segera turun tangan dan mengevaluasi pengelolaan PAMSIMAS di Dusun II Desa Batu Tunggal. Program ini merupakan bantuan pemerintah untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola PAMSIMAS Dusun II Desa Batu Tunggal, termasuk Uwen Pasaribu, belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh klarifikasi lebih lanjut.

Reporter: Mitra Negara MN TV Labuhanbatu

Penulis: DR. Rangkuti

By Jomsen Silitonga Wakil Pimpinan Redaksi

Kejujuran Adalah Modal Utama